BUAH BENGKUANG

Posted by Hendi Prakoso Jumat, 31 Mei 2013 0 komentar
Bengkuang merupakan liana tahunan yang dapat mencapai panjang 4-5 m, sedangkan akarnya dapat mencapai 2m. Batangnya menjalar dan membelit, dengan rambut-rambut halus yang mengarah ke bawah.
Daun majemuk menyirip beranak daun 3; bertangkai 8,5-16 cm; anak daun bundar telur melebar, dengan ujung runcing dan bergigi besar, berambut di kedua belah sisinya; anak daun ujung paling besar, bentuk belah ketupat, 7-21 × 6-20 cm. 
Bunga berkumpul dalam tandan di ujung atau di ketiak daun, sendiri atau berkelompok 2-4 tandan, panjang hingga 60cm, berambut coklat. Tabung kelopak bentuk lonceng, kecoklatan, panjang sekitar 0,5 cm, bertaju hingga 0,5 cm. Mahkota putih ungu kebiru-biruan, gundul, panjang lk. 2 cm. Tangkai sari pipih, dengan ujung sedikit menggulung; kepala putik bentuk bola, di bawah ujung tangkai putik, tangkai putik di bawah kepala putik berjanggut. Buah polong bentuk garis, pipih, panjang 8-13 cm, berambut, berbiji 4-9 butir.
Tumbuhan ini membentuk umbi akar (cormus) berbentuk bulat atau membulat seperti gasing dengan berat dapat mencapai 5 kg. Kulit umbinya tipis berwarna kuning pucat dan bagian dalamnya berwarna putih dengan cairan segar agak manis. Umbinya mengandung gula dan pati serta fosfor dan kalsium. Umbi ini juga memiliki efek pendingin karena mengandung kadar air 86-90%. Rasa manis berasal dari suatu oligosakarida yang disebut inulin (bukan insulin!), yang tidak bisa dicerna tubuh manusia. Sifat ini berguna bagi penderita diabetes atau orang yang berdiet rendah kalori.
Umbi bengkuang biasa dijual orang untuk dijadikan bahan rujak, asinan, manisan atau dicampurkan dalam masakan tradisional seperti tekwan. Umbi bengkuang sebaiknya disimpan pada tempat kering bersuhu 12 °C hingga 16 °C. Suhu lebih rendah mengakibatkan kerusakan. Penyimpanan yang baik dapat membuat umbi bertahan hingga 2 bulan.
Walaupun umbinya dapat dimakan, bagian bengkuang yang lain sangat beracun karena mengandung rotenon, sama seperti tuba. Racun ini sering dipakai untuk membunuh serangga atau menangkap ikan, terutama yang diambil dari biji-bijinya.
Meski beracun, biji bengkuang pun dapat dijadikan bahan obat. Biji yang ditumbuk dan dicampur dengan belerang digunakan untuk menyembuhkan sejenis kudis. Sementara, di Jawa Tengah, setengah butir biji bengkuang dapat digunakan sebagai obat urus-urus. Keracunan biji bengkuang biasanya diatasi dengan meminum air kelapa hijau dan dapat digunakan untuk mempelancar buang air besar karena bengkuang mengandung serat yang lebih tinggi daripada mangga. (Sumber : wikipedia)
Di jalur selatan, bengkuang banyak dijual di sepanjang jalan Kutowinagun Kebumen. Harganya relatif murah yaitu berkisar Rp.3500,-.

Read More..

BUAH KESEMEK

Posted by Hendi Prakoso 0 komentar

Kesemek adalah nama sejenis buah-buahan dari marga Diospyros. Tanaman ini dikenal pula dengan sebutan buah kaki, atau dalam bahasa Inggris dinamai Oriental (Chinese/Japanese) persimmon. Nama ilmiahnya adalah Diospyros kaki. (‘Kaki’, bahasa Jepang, adalah nama zat tanin yang dihasilkan buah ini).
Pohon kesemek berukuran kecil sampai sedang, 15 m atau kurang, dioesis (dioecious, berumah dua) dan kadang-kadang monoesis, berbatang pendek dan bengkok-bengkok, banyak cabang, serta menggugurkan daun.
Daun dalam dua deret, tersusun berseling, bertangkai pendek lk. 3 cm, bundar, bundar telur sampai jorong, 2,5-15 × 5-25 cm, hijau kuning berkilap.
Bunga jantan dalam malai pendek berisi 3-5 kuntum, bunga betina soliter, di ketiak daun, berbilangan 4. Buah buni berbentuk gepeng membulat dan bersegi empat, hijau kekuning-kuningan sampai merah, dengan daun kelopak yang tidak rontok.kesemek sekarang sudah sulit dijumpai atau hampir punah
Kesemek yang matang berwarna antara jingga kekuningan sampai kemerahan dan berdiameter antara 2-8 cm. Buah ini dapat dimakan langsung dalam keadaan segar setelah diolesi dengan air kapur dan diperam, agar rasa sepatnya hilang. Buah juga dapat dikeringkan atau diolah menjadi selai, agar-agar, es krim dan lain-lain. Buah kesemek segar mengandung 19,6% karbohidrat, terutama fruktosa dan glukosa, 0,7% protein, vitamin A dan kalium.
Buah kesemek yang muda mengandung zat tanin yang dinamai tanin-kaki, yang menimbulkan rasa sepat pada buah. Zat ini akan berkurang bersama dengan masaknya buah. Tanin-kaki dimanfaatkan untuk mengawetkan berbagai kerajinan tangan, membantu produksi arak-beras di Jepang, serta bahan pengobatan penyakit hipertensi.
Kesemek berasal dari Republik Rakyat Cina, yang kemudian menyebar ke Jepang pada zaman purba dan dikembang biakkan di sana. Belakangan buah ini menyebar ke bagian lain Asia, dan pada masa kolonial di tahun 1800an dibawa ke Eropa selatan dan Amerika (California).
Buah ini cukup penting dalam tradisi Tiongkok dan Jepang, sehingga nilai komersialnya tinggi di sana. Kini komersialisasi produksi kesemek telah merembet dan meluas ke Selandia Baru, Australia dan Israel. Ekspor dari Israel inilah yang dinamai sebagai Sharon fruit.
Di Indonesia, Malaysia dan Thailand, produksi kesemek umumnya hanya cukup untuk konsumsi lokal. Sumatera Utara, khususnya wilayah Brastagi, di waktu lalu pernah secara tetap mengirimkan kesemek untuk Singapura; namun kini terhenti karena kualitasnya terdesak oleh kesemek produk negara-negara lain. Tempat-tempat lain di Indonesia yang menghasilkan kesemek di antaranya adalah Jawa Barat dan Jawa Timur, di mana buah ini ditanam pada daerah-daerah tinggi di pegunungan. (Sumber : wikipedia).
Di daerah Magelang tepatnya di Kaliangkrik tumbuh subur tanaman ini. Saat artikel ini diposting kesemek melimpah dan terdapat di pasar-pasar tradisional dan kios-kios buah pinggir jalan. Penasaran dengan buah ini? Jika Anda lewat Magelang, Temanggung dan sekitarnya sempatkan untuk membelinya. Di daerah ini kesemek kadang disebut dengan buah Kepel atau Kledung. 

ViralGen Referral Shopping
Read More..

LANTHING, CAMILAN KHAS KEBUMEN

Posted by Hendi Prakoso Selasa, 28 Mei 2013 0 komentar
Salah satu makanan khas yang ada di Kabupaten Kebumen adalah LANTHING. Makanan kecil yang bahan bakunya berasal dari pohon ketela (budin=Jawa) ini lebih dikenal sebagai Lanthing Karanganyar. Tidak salah, karena yang membuat makanan tersebut adalah para warga di Dukuh Sanggrahan Desa Meles Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen.

Jangan salahkan orang kalau akhirnya yang lebih dikenal adalah nama Lanthing Karanganyar. Sebab lokasi desa pembuat lanthing ini berada di sebelah selatan Pasar Karanganyar. Bahkan, sebagian besar toko yang menjual Lanthing ini di Karanganyar. Untuk itu lebih dikenal sebagai Lanthing Karanganyar.


Tak apalah, yang jelas makanan kecil yang sangat digemari masyarakat ini terasa 'renyah' dan 'gurih' dan membuat lidah ini serasa ingin selalu ketagihan. Dan yang lebih khas lagi, warna dari Lanthing ini adalah dua warna, yakni Lanthing Merah dan Lanthing Putih.

Ada yang mengatakan, kalau saat dimulainya pembuatan makanan tersebut terjadi saat Indonesia menjelang Kemerdekaan. Untuk itu ada suatu niat menanamkan rasa cinta pada Bendera sang Merah Putih, yang diwujudkan secara samar dalam sebuah makanan kecil yang kemudian diberi nama Lanthing ini. Lanthing Super

Jangan salah, makanan Lanthing ini juga ada kualitas jenis super dan biasa. Untuk itu harganya pun berbeda antara yang Lanthing Super dan Lanthing jenis biasa. Sekalipun lebih mahal, jenis ini katanya lebih mudah untuk dijual. Permintaannya banyak dari luar Kabupaten Kebumen.

Begitu juga sebaliknya, anda jangan salah pilih kalau beli makanan tersebut. Sekarang ini ada produksi Lanthing yang bukan dari Dukuh Sanggrahan, tetapi rasa dan mutunya jauh berbeda sekalipun harganya relatif lebih murah. Untuk tidak salah beli, bisa langsung membeli di Pengrajin Dukuh Sanggrahan Desa Meles Kecamatan Adimulyo. 

Bahkan makan Lanthing ini telah membuka lapangan kerja bagi banyak orang, termasuk di dalamnya adalah para pengecer yang setiap saat keliling dari toko ke toko, bagi yang produksinya tak ada pesanan dari konsumen. Makanan kecil Lanthing ini kini bisa didapatkan di toko-toko sepanjang jalan Pasar Karanganyar dan beberapa toko di Kebumen atau Gombong. Namun tak sedikit yang dijajakan di sejumlah Obyek Wisata. Itulah Lanthing, gurih dan nikmat rasanya untuk dikunyah dan mengundang selera.
(Sumber : kebumen.go.id)
 
Read More..

SATE AMBAL KHAS KEBUMEN

Posted by Hendi Prakoso 0 komentar
Sekalipun ada Sate Kambing dan Sate ayam dari Madura misalnya, Sate Ambal tidak terasa tersaingi, bahkan tak sedikit ada rasa akan tersingkirkan. Bahkan, sate tersebut semakin dicari orang terutama bagi mereka yang pernah mencobanya.

Bagi Wisatawan yang kebetulan mengunjungi obyek wisata di Kabupaten Kebumen, atau hanya sekedar untuk datang di kota Lawet ini, bisa menikmati Sate Ambal ini dengan hanya mengeluarkan uang tak lebih dari Rp 8.000,- untuk satu orang.

Perlu diketahui, bahwa Sate Ambal yang cukup terkenal ini berada di Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen. Kalau dari pasar Kutowinangun menuju arah barat, ada pertigaan terus ambil jalan ke kiri sekitar 10 km dan dari Kecamatan Ambal menuju arah timur.

Saat ini, penjual Sate Ambal ini yang cukup terkenal adalah Pak Kasman 52 tahun, yang katanya menjadi penjual sate sejak masih Sekolah Rakyat. Pengetahuannya membuat sate ini diperoleh dari ayahnya yang bernama Pak Sabar, di mana orang tersebut dulu juga cukup terkenal.
(Sumber : kebumenkab.go.id)

Read More..

WISATAWAN TERGULUNG OMBAK, 3 TEWAS

Posted by Hendi Prakoso 0 komentar
PURWOREJO - Delapan wisatawan tergulung ombak saat liburan Tri Suci Waisak di Pantai Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Sabtu (25/5). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30, tiga korban ditemukan tewas, tiga lainnya hingga kini belum ditemukan, dan dua korban dinyatakan selamat.
Ketiga korban meninggal yakni Sri Utami (55) warga Dusun Krajan RT1 RW2, Desa Wirun, Kecamatan Kutoarjo, Sri Wahyuningsih (52) warga Desa Semagung Wetan RT 2 RW 4 Kecamatan Bagelen, dan Habib Fikri (7) warga Desa Lugosobo RT 4 RW 3, Kecamatan Gebang.
Tiga korban yang masih dalam pencarian yakni Eliana Agustin (21) mahasiswi Akbid Purworejo, warga Desa Wirun RT 1 RW 2 Kutoarjo, Nabila (12) warga Desa Brengkelan RT 5 RW 6, Kecamatan Purworejo, dan Sunarko (65) warga Desa Semagung Wetan RT2 RW4 Kecamatan Bagelen.  
Winanto (40) bersama anaknya warga Desa Wirun, Kutoarjo berhasil selamat dari musibah tersebut. Hanya, Winanto harus kehilangan keluarga tercintanya yakni Sri Utami (mertua) dan Eliana Agustin (anak).
Winanto mengisahkan, kejadian bermula saat ia sekeluarga dudukduduk di tepian pantai bersama kelompok keluarga yang lain. Tiba-tiba ombak besar datang dan mengempas pengunjung yang sedang menikmati suasana pantai. 
Air kemudian menyeret Winanto sekeluarga ke tengah lautan. “Kami tidak sempat menyelamatkan diri karena ombak sangat besar dan cepat,” katanya.  
Dalam situasi panik, Winanto segera menyambar tangan anaknya yang berusia 10 tahun.  Dalam pandangannya, beberapa orang juga terbawa ke tengah laut dan berusaha menyelamatkan diri. 
Winanto bersama anaknya akhirnya berhasil kembali ke tepi bersama ombak yang menepi. “Saya tidak bisa menolong yang lain, karena posisi saya memegang anak,” ujarnya.
Saksi Supandi (40) warga Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi mengatakan, beberapa saat kemudian tiga korban lainnya menepi terbawa ombak. Dari ketiga korban tersebut, dua telah meninggal dunia. 
Ombak Besar
Habib Fikri masih bernapas, tetapi dalam kondisi kritis. Habib kemudian dibawa ke PKU Muhammadiyah Purworejo. Setiba di PKU, korban meninggal dunia. “Dua korban lain kami titipkan di Puskemas Bragolan, Kecamatan Purwodadi,” jelasnya.
Ketua Tim SAR Purworejo, Edy Purwanto melalui Koordinator Operasi Pencarian Bambang Supriyadi, menjelaskan, dalam operasi pencarian pihaknya melibatkan BPBD Purworejo, Basarnas Yogyakarta, PMI, SMK 4 Purworejo, Komunitas Radio Mitra Polri dan personel Polres Purworejo serta Koramil Purwodadi.
Bambang mengatakan, ombak di pantai selatan relatif besar. Akibatnya, pihaknya tidak bisa melakukan pencarian korban ke tengah lautan. “Kami hanya melakukan penyisiran di tepi pantai radius 6-7 kilometer,” katanya.
Jumlah pengunjung Pantai Jatimalang, lanjut dia, cukup banyak. Untuk mengantisipasi dan memudahkan pencarian korban, pengunjung diperingatkan agar tidak terlalu dekat dengan bibir pantai.
“Kami masih berupaya mencari korban,” tegasnya.
(Sumber : suara merdeka) 
ViralGen Referral Shopping
Read More..

GANJAR PRANOWO : KEMENANGANNYA BERKAT MESIN PARTAI

Posted by Hendi Prakoso Senin, 27 Mei 2013 0 komentar
PURWOREJO - Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengakui bahwa kemenangannya atas hitung cepat KPU Provinsi Jateng karena mesin politik PDI Perjuangan yang mengusungnya berjalan dengan efektif.
“Selain itu, karena branding personal pasangan Ganjar Pranowo-Heru Sujatmoko dan manajemen relawan yang baik,” kata Ganjar di Purworejo, Minggu. Ia mengatakan perolehan suara yang diperoleh sudah diprediksi sejak kemarin.
“Sebetulnya pada H-1 pencoblosan sudah ada survei, namun tidak kami publikasikan,” katanya.
Ia mengatakan dua hari lalu sudah ada komunikasi dengan pendukung Rustriningsih yang menurut mereka sebenarnya mempunyai visi misi yang sama dan mereka tidak membawa nama perseorangan, tetapi gerbong besar yang dibawa PDI Perjuangan.
Saat pencoblosan, Ganjar Pranowo berada di rumah orang tuanya di Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, bersama istrinya, Siti Atiqoh. Ganjar tidak memiliki hak suara, karena ber-KTP Jakarta. Ganjar berada di Kutoarjo untuk menemani ayahnya, H Pamuji, yang tengah sakit untuk datang ke TPS 8 Kelurahan Semawung Daleman, Kecamatan Kutoarjo.
Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara TPS 8 Sunardi mengatakan dari 232 pemilih yang tercantum daftar pemilih tetap (DPT), hanya 148 warga yang menggunakan hak suaranya.
Pasangan Ganjar-Heru mendominasi dalam perolehan suara di TPS tersebut dengan meraup 136 suara, disusul pasangan Bibit-Sudijono mendapat sembilan suara, dan Hadi Prabowo-Don Murdono mendapat satu suara.
(Sumber : Solopos)
Read More..

CABUP PDIP UNGGUL SEMENTARA HITUNG CEPAT PILBUP TEMANGGUNG

Posted by Hendi Prakoso 0 komentar
TEMANGGUNG - Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Temanggung, Bambang Soekarno-Irawan Prasetyadi yang diusung PDI Perjuangan, unggul sementara dalam hitung cepat yang dilakukan KPU setempat, Minggu (26/5/2013).
Suara yang telah masuk sudah mencapai 84 persen dari 1153 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Paslon Budiarto-Dedi Haryadi (PPP, PKNU, Demokrat, Hanura dan Golkar) memperoleh 20,09 persen, Fuad Hidayat-Andoyo (PKB dan Gerindra) memperoleh 25,76 persen, Bambang Sukarno-Irawan Prasetyadi (PDI P) memperoleh 40,88, Hadi Kuswanto-Tri Murdoko (calon independen) memperoleh 2,57 persen, serta Anif Punto Utomo-Budidoyo (PAN) memperoleh 10,69.

Ketua KPU Temanggung mengatakan, penghitungan masih terus berlangsung. Meskipun nantinya ada paslon yang sudah diketahui menang dalam hitung cepat, namun hasil resmi tetap menunggu penghitungan secara manual yakni 1 Juni mendatang.
(tribunjogja.com)
Read More..

Total Tayangan Halaman

ViralGen Referral Shopping